Monday, 25 August 2025

5 Tempat Wisata di Sekitar Stasiun Brambanan, Gak Hanya Candi

Traveling Time-5 Tempat Wisata di Sekitar Stasiun Brambanan, Gak Hanya Candi.Saat ini, berbagai tempat wisata di Yogyakarta dan sekitarnya semakin mudah dijangkau menggunakan kendaraan umum. Jika masih di dalam wilayah Provinsi Yogyakarta, maka kamu bisa menggunakan TransJogja. Sedangkan, untuk yang dari luar provinsi, terutama Karanganyar, Solo, Klaten, dan Purworejo, bisa naik Kereta Rel Listrik alias KRL.Salah satu stasiun KRL yang strategis adalah Stasiun Brambanan, karena terletak di perbatasan antara Klaten dan Sleman. Keuntungan lainnya, banyak tempat wisata yang bisa kamu kunjungi di sekitar stasiun tersebut.SahabatQQ

Slot Gacor & PKV Terpercaya 2025 - Daftar di SahabatQQ

1. Taman Wisata Candi Prambanan.


Nama Stasiun Brambanan mirip dengan Candi Prambanan, sehingga tak heran kalau lokasi keduanya memang berdekatan. Kamu hanya perlu berjalan kaki sekitar 700 meter dari stasiun menuju pintu masuk Taman Wisata Candi Prambanan. Kamu juga bisa mengeksplorasi kompleks candi yang ada di sana.

Candi Prambanan merupakan komplek Candi Hindu terbesar di Indonesia. Didirikan abad ke-9 pada masa Dinasti Sanjaya dari Kerajaan Mataram Kuno, Candi Prambanan didedikasikan untuk Trimurti, yakni Dewa Brahma, Vishnu, dan Shiva.

Selain sebagai tempat wisata sejarah, salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO ini juga digunakan untuk perayaan hari besar Hindu. Layaknya candi pada umumnya, terdapat relief yang mengisahkan epos Hindu Ramayana dan Bhagavata Purana. Kamu juga akan mendapatkan pemandangan memukau saat matahari terbenam.

Beberapa candi lain yang berada di kompleks wisata ini, yakni Candi Lumbung dan Candi Sewu. Kamu juga bisa menyaksikan kemeriahan musik dan tari di Sendratari Ramayana Ballet Candi Prambanan dengan tiket terpisah. Pada waktu tertentu, tempat ini juga menjadi lokasi digelarnya Prambanan Jazz Festival.

Lokasi: Jalan Raya Solo–Yogyakarta, Kranggan, Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.

Jam operasional: setiap hari pukul 06.30–17.30 WIB.

2. Candi Sojiwan.


Masih dengan wisata candi, sekitar 1 kilometer dari Stasiun Brambanan terdapat Candi Sojiwan. Candi tersebut juga dibangun pada masa Mataram Kuno yang diperintah Raja Dyah Balitung (899–911). Tujuannya sebagai penghormatan kepada neneknya, Nini Haji Rakryan Sanjiwana.

Meskipun lokasinya berdekatan dengan Candi Prambanan dan dibangun oleh kerajaan yang sama, tetapi Candi Sojiwan bercorak Buddha. Hal ini mudah dikenali pada bentuk atap candi dengan jajaran stupa. Keunikan lain terletak pada bagian kaki berhiaskan relief fabel yang mengisahkan satwa Jataka dan Awadana dengan pesan tersirat untuk diteladani. 

Lokasi: Jalan Banjarsari Nomor 12, Kwaron, Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.

Jam operasional: setiap hari pukul 08.00–17.00 WIB.

HTM: Rp8.000–10.000.

3. Candi Plaosan.


Tempat wisata selanjutnya adalah Candi Plaosan yang berjarak sekitar 2 kilometer dari Stasiun Brambanan. Candi ini sering disebut sebagai candi kembar, karena memiliki dua kompleks utama, yakni Plaosan Lor dan Plaosan Kidul. Candi yang dibangun pada 842 Masehi ini merupakan wujud dari toleransi agama Hindu dan Buddha dalam sejarah Kerajaan Mataram Kuno.

Kamu dapat menjumpai adanya stupa yang menjadi unsur utama arsitektur candi bercorak Buddha. Terdapat pula arca seperti Dhyani Bodhisattva dan Dwarapala yang menggambarkan arsitektur Hindu. Selain itu, prasasti pendek pada candi-candi kecil yang mencatat para pemberi dharma semakin memperkuat bukti toleransi kedua agama tersebut.

Lokasi: Jalan Candi Plaosan, Dusun Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.

Jam operasional: setiap hari pukul 07.30–16.30 WIB.

HTM: Rp5.000 untuk wisatawan domestik dan Rp25.000 untuk wisatawan mancanegara.

4. Taman Wisata Candi Ratu Boko.


Satu lagi wisata situs bersejarah yang bisa kamu kunjungi dari Stasiun Brambanan, namanya Taman Wisata Keraton Ratu Boko. Lokasinya memang agak jauh dibandingkan tiga candi sebelumnya, sekitar 3 kilometer dari stasiun. Areanya cukup luas dan menarik untuk dieksplorasi dan kamu bisa mampir ke Candi Sojiwan dulu, karena masih satu arah.

Perlu diketahui Situs Ratu Boko sebenarnya bukanlah sebuah candi, melainkan reruntuhan kerajaan. Oleh sebab itu, disebut juga sebagai Kraton Ratu Boko yang menurut legenda adalah Istana Ratu Boko, ayah Lara Jonggrang. Agak berbeda dari situs bersejarah sebelumnya, kawasan ini konon dibangun oleh Wangsa Syailendra yang beragama Buddha pada abad ke-8, kemudian diambil alih raja-raja Mataram Hindu.

Lokasi: Jalan Raya Piyungan–Prambanan Nomor 2, Gatak, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.

Jam operasional: setiap hari pukul 07.00–17.00 WIB.

5. Waterpark Galuh Tirtonirmolo.


Biar gak bosan kalau cuma jalan-jalan ke tempat wisata sejarah, kamu bisa bermain wahana air yang seru di Waterpark Galuh Tirtonirmolo. Salah satu wisata air yang populer di Klaten ini menawarkan berbagai aktivitas menarik buat keluarga, mulai dari berenang, bermain flying fox, bom-bom car, hingga komidi putar. Gak ketinggalan sejumlah spot foto menarik seperti miniatur Menara Eiffel salah satunya.


Waterpark Galuh Tirtonirmolo juga dilengkapi fasilitas area parkir, kamar bilas, toilet, ruang ganti, musala, dan loker penyimpanan. Jika kamu lapar, bisa membeli makanan dan minuman di sejumlah waruh yang ada. Lokasinya strategis, mudah dijangkau dari Stasiun Brambanan yang hanya berjarak sekitar 900 meter.

Lokasi: Jalan Manisrenggo KM. 1, Pemuktibaru, Tlogo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. 

Jam operasional: setiap hari pukul 07.00–17.00 WIB.Agen Domino99
Share:

0 comments:

Post a Comment

Copyright © Dunia Travel | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com